UMS Gandeng Pengadilan Agama Semarang Fokus Peningkatan Pendidikan dan Kualitas Hakim
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kerjasama dengan Pengadilan Agama Semarang. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan dan kualitas hakim, khususnya di bidang hukum keluarga Islam. Nota kesepahaman ditandatangani untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi kedua lembaga.
Fakultas Hukum Unisri Jalin Kerja Sama dengan Pengadilan Agama Semarang
Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menjalin kerja sama dengan Pengadilan Agama Semarang. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan praktik hukum bagi mahasiswa. MoU ini mencakup program magang, praktik peradilan semu, dan kuliah tamu dari praktisi.
Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Semarang Terancam Hukuman Mati
Seorang pria di Semarang tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri. Pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup atas perbuatan keji tersebut.
Kesal Dibandingkan dengan Adik, Pria di Semarang Bunuh Ibu Kandung
Seorang pria di Semarang tega membunuh ibu kandungnya sendiri karena merasa kesal kerap dibandingkan dengan adiknya. Pelaku mengaku sakit hati karena terus-menerus dibandingkan dalam hal pekerjaan dan penghasilan dengan adiknya.
Lapas Semarang Sosialisasikan Budaya Tertib dan Reintegrasi Sosial bagi Warga Binaan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar sosialisasi budaya tertib dan reintegrasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan WBP kembali ke masyarakat dan menjadi warga negara yang baik, taat hukum, dan berguna. Sosialisasi ini juga menekankan pentingnya perubahan perilaku positif dan kemandirian bagi WBP.
Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Semarang Ditangkap Setelah Pelarian
Seorang anak yang membunuh ibu kandungnya sendiri di Semarang akhirnya ditangkap polisi setelah sempat melarikan diri. Pelaku ditangkap di daerah Kendal, Jawa Tengah, kurang dari 24 jam setelah kejadian. Motif pembunuhan diduga karena pelaku sakit hati ditegur korban.
Pembunuh Ibu Kandung di Semarang Tertangkap
Pelaku pembunuhan ibu kandung di Semarang telah ditangkap oleh Polrestabes Semarang. Konferensi pers terkait penangkapan tersebut telah digelar dan mengungkap motif serta kronologi kejadian. Pelaku tega menghabisi nyawa ibunya sendiri karena sakit hati.
Imam Ghozali, Pembunuh Ibu Kandung di Semarang Terancam Hukuman Mati
Imam Ghozali, tersangka pembunuhan ibu kandung di Jomblang, Semarang, terancam hukuman mati. Polisi telah menetapkan Imam sebagai tersangka tunggal dalam kasus ini. Motif pembunuhan diduga karena pelaku sakit hati sering dimarahi korban.
Imam Ghozali, Anak Pembunuh Ibu Kandung di Semarang, Terancam Hukuman Mati
Imam Ghozali, tersangka kasus pembunuhan ibu kandung di Semarang, terancam hukuman mati. Polisi telah menetapkan Imam sebagai tersangka tunggal dalam kasus ini. Motif pembunuhan diduga karena sakit hati lantaran sering dimarahi dan permintaannya tidak dipenuhi korban.
Anak Bunuh Ibu Kandung di Semarang Karena Tak Diberi Uang
Seorang anak di Semarang ditangkap polisi karena diduga membunuh ibu kandungnya sendiri. Peristiwa tragis ini dipicu oleh permintaan uang yang tidak dipenuhi oleh sang ibu.








