Pencairan Dana Rp25 Juta per RT di Semarang Dimulai Juli 2025

Juli 2025, Dana Rp 25 Juta per RT di Semarang Mulai Dicairkan

Pemerintah Kota Semarang akan mulai mencairkan dana sebesar Rp25 juta untuk setiap RT di wilayahnya pada Juli 2025. Dana tersebut ditujukan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di tingkat RT. Hevearita Gunaryanti Rahayu, Plt Wali Kota Semarang, berharap dana ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Pemudik Motor di Brebes Bisa Minta Digendong Polisi Sampai Semarang

Pemudik Motor di Brebes Bisa Minta 'Digendong' Polisi Sampai Semarang

Kepolisian Resor Brebes menyediakan layanan gendong pemudik sepeda motor yang kelelahan hingga Semarang. Layanan ini gratis dan bertujuan untuk mencegah kecelakaan akibat kelelahan saat berkendara jarak jauh. Pemudik akan diboncengkan polisi menggunakan motor patroli hingga pos selanjutnya atau sampai Semarang jika dibutuhkan. Program ini diutamakan untuk pemudik yang membawa anak kecil, ibu hamil, dan orang tua.

Jadwal Imsak Semarang 21 Maret 2025/ 1 Ramadhan 1446 H

Jadwal Imsak Semarang 11 Maret 2025 Ramadhan 1446 H, Azan Subuh Pukul 04.28 WIB

Jadwal imsak dan subuh untuk wilayah Semarang pada tanggal 21 Maret 2025 bertepatan dengan 1 Ramadhan 1446 H. Jadwal ini dapat digunakan sebagai panduan bagi umat Muslim di Semarang dalam menjalankan ibadah puasa.

Mendag Zulhas: Harga Bapok Relatif Stabil Jelang Lebaran di Semarang

Hadiri Rakor Pangan Jelang Lebaran di Semarang, Mendag Busan: Harga Bapok Relatif Stabil

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) menghadiri rapat koordinasi (rakor) pangan jelang Lebaran di Semarang, Jawa Tengah. Mendag Zulhas memastikan harga bahan pokok relatif stabil dan pasokannya cukup. Ketersediaan dan stabilitas harga bapok menjadi perhatian pemerintah menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN).

Demo Tolak RUU TNI Ricuh di Semarang, 5 Demonstran Ditangkap Polisi

Demo Tolak RUU TNI Ricuh, BEM Semarang Sebut 5 Demonstran Ditangkap | Berita Terkini, Independen, Terpercaya

Aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) di Semarang berakhir ricuh. Bentrokan terjadi antara demonstran dan aparat kepolisian, mengakibatkan penangkapan lima orang demonstran. BEM Universitas Semarang mengecam tindakan represif aparat dan menuntut pembebasan demonstran. Mereka menilai RUU TNI berpotensi mengancam demokrasi dan hak asasi manusia.