Wali Kota Semarang dan Suami Diperiksa KPK
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan suaminya, Alwin Basri, sedang menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Pemeriksaan ini diduga terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta pungutan pajak di Pemerintah Kota Semarang. Keduanya diperiksa sebagai saksi. Detail kasus dan keterlibatan mereka masih belum diumumkan resmi oleh KPK.
Wali Kota Semarang dan Suami Penuhi Panggilan KPK
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan suaminya, Alwin Basri, memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (20/2). Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.
Mbak Ita Penuhi Panggilan KPK di Hari Terakhir Jabat Wali Kota Semarang
Hevearita Gunaryanti Rahayu memenuhi panggilan KPK di hari terakhirnya menjabat sebagai Wali Kota Semarang. Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung. Pemeriksaan ini merupakan yang kedua kalinya bagi Mbak Ita dalam kasus yang sama.
KPK Periksa Wali Kota Semarang dan Alwin Basri dalam Kasus Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, Alwin Basri.
KPK Panggil Wali Kota Semarang dan Suami Terkait Kasus Dugaan Suap
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya, Alfe Haris untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.[
KPK Kembali Panggil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu Beserta Suami
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau yang akrab disapa Mbak Ita, beserta suaminya, Alwin Basri, untuk dimintai keterangan. Pemanggilan ini merupakan yang kedua kalinya bagi Mbak Ita dan Alwin Basri. Keduanya dijadwalkan memberikan klarifikasi terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Wali Kota Semarang dan Suami Belum Ditahan KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menahan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan suaminya, Alfe Haris, meski keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Penyidik KPK telah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kepada keduanya. Namun, mereka belum memenuhi panggilan tersebut. Ketua KPK, Firli Bahuri, menyatakan bahwa penahanan merupakan wewenang penyidik dan akan dilakukan jika dianggap perlu.
Titipan Penting Mbak Ita untuk Wali Kota Semarang 2025-2030
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menitipkan beberapa pesan penting untuk pemimpin Semarang selanjutnya. Ia berharap program yang telah berjalan dengan baik dapat dilanjutkan dan ditingkatkan. Fokus utamanya adalah pada penanganan banjir, rob, dan kemacetan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mbak Ita juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk mewujudkan Semarang yang lebih hebat.
Walkot Semarang Hevearita Diperiksa KPK 20 Februari
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 20 Februari. Pemeriksaan ini terkait dengan penyelidikan dugaan korupsi. Hevearita diminta hadir sebagai saksi dalam kasus tersebut. KPK berharap kehadirannya dapat membantu proses penyelidikan.
Pemkot Semarang Ajak Warga Sambut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baru
Pemerintah Kota Semarang mengajak masyarakat untuk menyambut pemimpin baru, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Nanang Husni Chalim, yang akan dilantik pada 30 Januari 2023. Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan acara penyambutan.








