Terungkap Motif Duel Maut Pelajar di Semarang yang Berujung Tewas

Terungkap! Motif Duel Maut Pelajar di Semarang yang Berujung Tewas

Seorang pelajar di Semarang tewas usai terlibat duel dengan teman sekolahnya. Motif duel maut ini akhirnya terungkap. Diduga karena saling ejek dan saling tantang melalui media sosial hingga berujung pada perkelahian yang mengakibatkan salah satu pelajar meninggal dunia.

Duel Maut Tewaskan Siswa SMK di Semarang

Detik-detik Duel Maut Tewaskan Siswa SMKN 10 Semarang

Seorang siswa SMK di Semarang tewas usai terlibat duel maut. Peristiwa ini terjadi di Jalan Cinde Raya Barat, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Polisi telah menangkap pelaku dan sedang mendalami motif perkelahian tersebut.

Maling Spesialis Ban Mobil Dibekuk Setelah 7 Kali Beraksi di Kendal, Semarang, dan Ungaran

Kronologi Penangkapan Maling Spesialis Ban Mobil, Beraksi 7 Kali di Kendal, Semarang dan Ungaran

Seorang maling spesialis ban mobil yang telah beraksi tujuh kali di Kendal, Semarang, dan Ungaran akhirnya berhasil ditangkap. Penangkapan terjadi setelah polisi menerima laporan pencurian ban mobil di Kendal. Pelaku diketahui beraksi dengan modus mengganti ban mobil korban dengan ban bekas. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengejaran, polisi berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti berupa ban mobil curian dan alat-alat yang digunakan untuk melakukan aksinya.

KPK Akan Bertindak atas Mangkirnya Walkot Semarang

Wartawan Dihalangi Saat Wawancara Ita Wali Kota Semarang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengambil tindakan tegas terhadap Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), setelah empat kali mangkir dari panggilan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Polisi Tangkap Pelaku Duel Maut di Semarang

Pelaku Duel Maut Ditangkap Polrestabes Semarang

Polrestabes Semarang berhasil menangkap pelaku duel maut yang terjadi di Jalan Dr. Wahidin Semarang. Pelaku yang berinisial AR (25) ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.